1. RADIO UFA 24
3. RADIO RODJA (BOGOR)Barang siapa berharap perjumpaan dengan Rabbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya.(Qur'an Surah, Al-Kahfi :110)
Assalamu ‘alaika Ya
Rasullallah, assalamu ‘alaika Ya Nabiyallah, assalamu ‘alaika Ya Khiyaratallah,
assalamu ‘alaika Ya Habiballah, assalamu ‘alaika Ya Sayyidal Mursalin wa
Khataman Nabiyyin, assalamu ‘alaika Ya Khoirol kholaiki ajma’in, assalamu
‘alaika wa ‘ala alik wa ahli baitika wa azawajika wa ashabika ajma’in, assalamu
‘alaika wa ‘ala sa-irin nabiyyin wa jami’i ‘ibadillahish sholihin.
Sinar matahari mulai tampak
memerah di timur, ujung-ujung payung raksasa di pelataran Masjid Nabawi itu
mulai memerah terkena sinar matahari. Saya dengan keras melambaikan tangan
berkali-kali ke kubah hijau, kubah yang tepat diatas peristirahatan Rasulullah.
Mata saya hanya melihat bangunan hijau itu, mata saya penuh airmata, namun rasa
hati merasa Rasullulah di ujung sana, tengah melambaikan tangannya. Jadilah
kami menangis sejadinya. “Ya Allah, beri kesempatan lagi, kami kembali bersama
Rasullullah.” Air mata itu terus menerus menetes.
TEMPAT YANG SELALU DIRINDUKAN
Ka'bah adalah bangunan tempat
ibadah yang paling mulia dalam hati kaum muslimin, dan demikian pula lembahnya
yaitu Mekkah adalah tempat yang diberkahi, jiwa dan raga kaum muslimin
senantiasa ingin datang dan merindukan negeri ini.
Saat melihat Ka'bah terasa
hati bergetar merasakan syukur atas nikmat Allah, kita dijadikan hamba-Nya yang
muslim dan beriman kepada-Nya. Hingga tak terasa air mata hati menetes
mengaliri relung-relung hati yang dalam dan menyirami serta menyejukkannya.
Ya Allah, terasa hati ini
sangat merindukan Ka'bah. Ingin merasakan nikmatnya tauhid dan terbebasnya hati
dari kesyirikan. Beribadah di dekat rumah-Mu yang mulia.
Allah ta'ala berfirman:
وَإِذْ
جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِلنَّاسِ وَأَمْنًا وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ
مُصَلًّى ۖ وَعَهِدْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ
لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ
Dan (ingatlah), ketika Kami
menjadikan rumah itu (Baitullah) "MATSABAH" bagi manusia dan tempat
yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah
Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk
orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud". [QS
al-Baqarah: 125]
MATSABAH (مَثَابَة):
"Tempat yang dirindukan ruh, terus dirindukan sekalipun berulang-ulang
dikunjungi. Setiap tahun."
Ka'bah adalah rumah pertama yang dibangun untuk beribadah kepada Allah (Yang Maha Suci dan Maha Tinggi) oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Rukun Islam lima terdiri dari bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah (Yang Maha Suci dan Yang Maha Tinggi) dan Nabi Muhammad (semoga damai dan berkah Allah besertanya) adalah Rasulullah (Yang Maha Suci dan Yang Maha Tinggi), mengerjakan shalat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, zakat, dan haji di bulan Dzulhijjah.
Masjid Nabawi yang berada di
Madinah adalah masjid tersuci kedua dan salah satu yang terbesar di dunia.
Salah satu dari dua keistimewaan yang paling penting dari masjid adalah bahwa
lokasi makam Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam , Khalifah Abu Bakar ra,
dan Khalifah Umar ra berada di dalam Kubah Hijau di tengah masjid. keistimewaan
penting lainnya dari masjid ini adalah bahwa pahala yang diberikan oleh Allah
(Maha Suci dan Ta'ala) untuk shalat yang dilakukan di masjid ini adalah 1.000
dari masjid lain di dunia, tidak termasuk Masjid Al-Haram di Mekah dan Masjid
Al-Aqsha di Yerusalem.