Senin, 11 Oktober 2021

SABAR DALAM MENGHADAPI COBAAN

 SABAR  DALAM MENGHADAPI COBAAN

QS Al-Baqarah, 2: 153

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ  (١٥٣)

 153. Wahai orang-orang yang beriman! mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sunggung, Allah beserta orang-prang yang sabar

TAFSIR AT-TABARI

Pada ayat ini Allah mendorong manusia untuk menaati-Nya dan menghadapi sesuatu yang dirasa berat baik secara fisik maupun materia Maka seolah Dia berfirman, I'VVahai orang beriman, hendaklah kamu minta tolong dengan cara sabar dan sha/at dalam melaksanakan ketaatan kepada-Ku, menunaikan berbagai hukum yang Aku tetapkan, baik hukum yang telah dihapus maupun hukum yang masih berlaku sekalipun kamu merasa berat karena perkataan batil dari orang kafir yang dilontarkan kepada kamu. Ataw terasa berat secara fisik dalam melaksanakannya, atau secara materi dalam melawan musuh-musuhmu dijalan-Ku. HendaklafT kamu bersabar karena Aku semata dalam menghadapi sesuatu yang tidak disenangi dan dirasa berat oleh kamu,

Kemudian, hendaklah kämu dari perkara-perkara yang mengerikan, dengan cara melaksanakan shalat karena semata. Karena dengan kesabaran atas perkara-perkara yang tidak disenangi, kamu akan mendapatkan keridhaan-Ku, dan den melaksanakan shalat karena-Ku kamu akan meraih apa yang kamu cari dan akan menperoleh apa yang kamu butuhkan di sisi-Ku sungguhnya Aku bersama orang-orang yang sabar dalam menunaikan kewajiban-kewajiban dari-Ku, dan sabar dalam meninggälkan maksiat kepada-Ku Aku akan menolong,jaga, serta lindungi mereka, sehingga reka dapat memperoleh apa yang dicari dan dicita-citakan” (Tafsir At-Tabari Jilid Il, 21 697-698)

TAFSIR IBNU KASIR

Dalam ayat ini Allah Swt. memerintahkan umat manusia untuk selalu meminta pertolongan kepada Allah Swt. dengan cara bersabar, dan menunaikan shalat secara khusyuk. Sabar terbagi menjadi dua, yaitu sabar ketika mendapatkan kesenangan dan sabar ketika mendapatkan kesusahan. Ketika menghadapi permasalahan, hendaknya kita mengembalikan semua urusan kepada Allah Swt. karena Dialah Zat yang menentukan semuanya.

Rasulullah saw. bersabda sebagai berikut."Sebagai kejutan bagi seorang mukmin Allah Swt. tidak akan menentukan sesuatu, kecuali Allah Swt lebih tahu tentang yang lebih baik baginya”

Sabar mengandung tiga hal yaitu sabar untuk meninggalkan sesuatu yang haram,sabar dalam menunaikan ibadah dan kewajiban, serta sabar dalam menerima musibah dari Allah Swt. Semua musibah merupakan  kehendak Allah Swt. telah disebutkan bahwa di balik kejadian yang menimpa,pasti terdapat hikmah yang sangat agung. (Al-Misbäh Al Munir fi Tahzib Tafsir Ibnu Kasir 1999: 92-93).

HADIS SAHIH

Dari Anas bin Malik„ bahwasannya Rasulullah savu mendatangi seorang perempuan tengah menangisi kematian anaknya. Beliau kemudian berkata kepadanya, "Bertakwalah kepada Allah dan bersabarlah”, Kemudian perempuan itu menjawab, "Kamu tidak peduli dengan musibah yang menimpaku", tatkala beliau pergi dikatakan kepada perempuan itu, tahukah kamu yang berkata barusan adalah Rasulullah. Kemudian perempuan itu mentangi béliau dan berkata bahwä dia tidak mengenalinya, Kemudian Rasulullah Saw: bersabda "Sesungguhnya yang namanya sabar itu ada ketika di guncangan pertama”, (HR. Muslim,1535)

KHAZANAH PENGETAHUAN

Seseorang yang berada dalam rangka meraih ridha Allah, memikirkan bukti-bukti yang menuntun kepada iman, memelihara perintah Allah, akhirat, Kematian, dan merenungkan nikmat yang telah Allah berikan kepadanya dalam kehidupan ini, balasannya akan mendapatkan pertolongan Allah.

Orang beriman tidak pernah lupa bahwa Allah telah menciptakan setiap situasi yang dialami manusia atau hamba di sepanjang hari-harinya. Tujuan penciptaan tersebut adalah agar kita bersabar atau menggunakan pikiran kita untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang paling disukai Allah, keadaan apa pun yang kita rasakan. Termasuk jika ada masalah yang tidak mampu diselesaikan seorang diri, maka yang harus dilakukan adalah bersabar.

Salah jika ada orang yang menganggap bahwa cobaan hanya muncul dalam bentuk kepedihan yang luar biasa dan tragedi sebagai ujian bagi kesabaran kita. Allah menguji manusia sepanjang hari dengan berbagai cobaan, baik yang besar maupun kecil.

Namun, dalam situasi ini, mereka yang hidup sesuai dengan ajaran Al-Qur'an tidak merasa jengkel dan tetap bersabar tanpa berkeluhkesah. Dalam Al-Qur'an, Allah menerangkan bahwa salah satu sifat orang beriman adalah tetap bersabar dengan cobaan yang datang kepada mereka.

"(Yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah hati me reka bergetar, orang yang sabar atas apa yang menimpa mereka, dan orang yang melaksanakan salat, dan orang yang menginfakkan sebagian rezeki yang Kami karuniakan kepada mereka." (QS Al-Hajj, 22: 35). (Harun Yahya, 24 Jam dalam Kehidupan Muslim, 2003)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar